, acara ini tidak bisa diikuti oleh seluruh alumni mengingat halangan dan kesibukan yang sedang dijalani. Sebagai bentuk apresiasi, alumni yang tak hadir beberapa kali sempat “ber-teleconference” untuk sekadar berbagi salam dan cerita.
Suasana bahagia karena tidak menyangka akan bertemu kembali dengan sobat lama mulai terlihat sejak dari titik penjemputan di Terminal Leuwi Panjang, Bandung, terlebih ketika dikumpulkan untuk makan siang sambil menunggu kawan yang masih dalam perjalanan. Wajah-wajah alumni yang pada 10 tahun lalu masih berumur belasan tahun itu kini tampak lebih bersahaja dengan gaya dan kesuksesan masing-masing.
Dari Leuwi Panjang, alumni yang sudah terkumpul diberangkatkan dengan menggunakan kendaraan yang sudah disediakan menuju lokasi acara di sebuah villa di daerah Ciwidey.
Setelah jamuan makan malam, acara inti segera dimulai. Para alumni berkumpul di luar ruangan dengan ditemani api unggun dan jagung bakar untuk menghangatkan suasana malam yang cukup dingin itu. Sebagai pembuka rangkaian acara malam itu, seluruh alumni yang hadir didaulat untuk bernyanyi bersama membawakan lagu mars dan hymne Darussalam dengan iringan gitar, untuk sekadar mengingat kembali akan Kampus Darussalam. Sungguh momen yang mengharukan ketika suasana Darussalam coba dihadirkan di malam itu. Satu per satu kenangan indah selama di Ranah Damai seolah membuncah saat lirik demi lirik dilantunkan.
Sesuai dengan tema acara reuni ini, yaitu “Open Your Heart”, pada sesi api unggun satu per satu alumni didaulat untuk menceritakan kesan-kesan, pengalaman yang tak terlupakan, masalah percintaan, dan hal-hal yang menarik lainnya selama sekolah di MTs Darusalam. Selain itu, para alumni juga didaulat untuk menceritakan dirinya sendiri selama 10 tahun ke belakang. Dari sini semuanya dapat mengetahui aktivitas selulus dari MTsD, mulai dari pendidikan hingga pekerjaan atau aktivitas lain yang sedang digeluti saat ini. Acara yang berlangsung hingga tengah malam ini bertambah seru karena satu sama lain diberi kesempatan untuk tanya-jawab.
Tak lengkap rasanya jika acara reuni hanya diisi kegiatan seremonial. Untuk memeriahkan acara yang baru kali pertama dilaksanakan ini, esok paginya setelah sarapan, acara lain telah menanti, yaitu wisata ke Kawah Putih dan objek wisata lainnya di kawasan Ciwidey. Acara wisata ini berlangsung hingga menjelang zuhur dan tidak semua objek wisata yang telah disepakati dapat dikunjungi, mengingat para alumni harus kembali ke daerahnya masing-masing dan keesokan harinya harus bergelut dengan aktivitas pekerjaan sebagaimana biasanya.
Suasana bahagia berubah menjadi haru ketika tiba saatnya untuk berpisah (kembali), karena entah kapan lagi bisa berkumpul dengan sobat lama seperti ini. Namun, sesuai kesepakatan, acara seperti ini harus tetap dilaksanakan di lain kesempatan meskipun belum bisa ditentukan waktunya.
Akhirnya, waktulah jualah yang memisahkan. Tak terasa waktu berjalan begitu singkat. Namun, meskipun hanya sesaat, acara ini dapat membangun kembali sillaturahim yang sempat “terputus”.
Sampai jumpa di lain waktu, kawan-kawan! Semoga jalinan persahabatan dan sillaturrahim kita selalu terjaga....
Catatan:
· Ucapan terima kasih kami sampaikan kepada segenap panitia yang telah meluangkan waktunya untuk mengurusi acara ini (Isti, Indra, Ahmad, Aceng, Gumilar, Martin, Ulvi, dll). Semoga segala apa yang telah diperbuatnya dibalas Allah SWT. Terlebih kepada kawan-kawan di Bandung (Ahmad) yang telah susah payah mencarikan tempat dan menyediakan segala kebutuhan untuk acara ini.
Terima kasih juga kami sampaikan kepada seluruh alumni yang berkesempatan hadir dalam acara ini: Indra Muhammad Budiman, Aceng, Ahmad Halimuddin, Gumilar Prana Wilaga, Iim Ismail Lutfi, Didin Masrurin, Mukhlis (Atoy), M. Nurhidayat (Ayut), Muhammad Ihsan (Miking), Asep Taufik Abdul Aziz, Dian Jauharudin, Tubagus Tommy, Noor Istiqomah Febrianti, Mimma Ramdaniah, Nurhifen Kania, Ulvi Fauziajika ingin mendownload foto2nya silahkan klik disini